Ikhsan Alhaque @IAlhaque
Refleksi sospol yg tenang, tapi tak selalu nyaman. Dari Banjarmasin—membaca yg tampak maupun yg disembunyikan. Prcakapn dijaga, relasi dbangun tanpa prasyarat. Banjarmasin, Indonesia Joined March 2020-
Tweets807
-
Followers305
-
Following430
-
Likes4K
Membaca Bung Karno hari ini bukan sekadar mengenang masa lalu. Yang lebih penting adalah bertanya: apakah manusia abad ke-21 masih memiliki keberanian untuk berpikir merdeka di tengah arus algoritma, data, dan ekonomi perhatian? Sebuah refleksi kecil di bulan Juni, bulan kelahiran Bung Karno.
@warungsastra Telur memang lahir dari dubur ayam. Tapi peradaban lahir dari akal, kerja, dan kejujuran yang tidak sekadar tangkas bertelur kata-kata.
Ada jarak yang makin lebar antara ruang kelas dengan realitas zaman. Ketika teknologi bergerak eksponensial, pendidikan kita sering masih bergerak linear.
Di beranda X saya beberapa hari terakhir sering lewat perdebatan tentang Nadiem Makarim dan dugaan skandal korupsinya. Saya tidak ingin masuk terlalu jauh ke soal itu—entah nanti terbukti bersalah atau tidak bersalah, biarlah proses hukum dan fakta yang bekerja. Tetapi ada soal yang menurut saya jauh lebih penting daripada sekadar polemik Nadiem cs. Ini adalah soal arah masa depan pendidikan Indonesia sendiri. Setiap tahun sekitar 3,5 juta lulusan baru keluar dari sekolah, kampus, dan lembaga pendidikan. Namun kemampuan pasar kerja formal menyerap tenaga kerja jauh lebih terbatas. Sisanya—jutaan tenaga terdidik—menggantung di ruang informal, pekerjaan temporer, bahkan pengangguran terdidik yang terus membesar diam-diam. Ironisnya, ketika dunia berubah sangat cepat oleh AI, otomasi, dan ekonomi digital, pendidikan kita masih sering sibuk mengejar hafalan, administratif, formalitas angka, bahkan kadang lebih sibuk mengejar ranking daripada kemampuan berpikir. Kita memang menghasilkan banyak lulusan. Tetapi belum tentu cukup banyak manusia yang siap menghadapi perubahan zaman. Paulo Freire pernah mengingatkan bahwa pendidikan seharusnya membantu manusia membaca realitas, bukan sekadar menghafal dunia. Sementara Ivan Illich sejak lama mengkritik sekolah yang terlalu terjebak pada ritual kelembagaan ketimbang mempersiapkan manusia menghadapi kehidupan nyata. Jangan-jangan problem terbesar pendidikan Indonesia hari ini bukan sekadar kurikulum, melainkan semakin lebarnya jarak antara sekolah dengan realitas zaman. Padahal dunia kerja hari ini tidak lagi hanya membutuhkan ijazah. Dunia membutuhkan manusia yang: mampu berpikir kritis, beradaptasi, bekerja lintas disiplin, mengelola teknologi, memecahkan masalah, sekaligus tetap memiliki karakter sosial dan empati kemanusiaan. Karena pada akhirnya, pendidikan bukan hanya soal meluluskan manusia dari ruang kelas. Pendidikan adalah tentang menyiapkan manusia agar tidak asing menghadapi masa depan yang datang jauh lebih cepat daripada kemampuan kita memahaminya.
@ethadisaputra Tks om @ethadisaputra atas insight pengetahuan hukumnya.
Artikel ini menarik karena menunjukkan bahwa politik aliran di Indonesia ternyata tidak sepenuhnya lenyap, tetapi bertransformasi. Identitas keagamaan tetap berkembang, namun bekerjanya lebih cair melalui jaringan organisasi, fragmentasi elite, dan gravitasi kekuasaan. Perspektif yang penting untuk memahami perilaku elektoral Indonesia mutakhir...
@TengkuFawzia Betul sekali Tengku. Kita berharap dapat nikmat iman, nikmat kesehatan dan nikmat lahir batin lainnya.
@TengkuFawzia Pagi...pagi..pagi, luar biasa. Tetap semangat. 💪😊
Ada satu hal mendasar yang sering terlewat dalam komunikasi semacam ini: cara membuka percakapan. Meminta izin tentu sah. Namun, ketika permintaan itu tidak sejak awal disertai kejelasan tentang skema penggunaan—apakah berlisensi, berbayar, atau bentuk kolaborasi lain—pesannya mudah terbaca sebagai sekadar pemanfaatan, bukan kerja sama. Untuk komunikasi awal, itu bukan hal yang baik. Padahal, konten bukan sekadar hasil akhir. Ia lahir dari proses, waktu, biaya, dan risiko yang tidak kecil. Di titik ini, persoalannya bukan pada boleh atau tidaknya digunakan. Melainkan pada bagaimana komunikasi itu sejak awal ditempatkan: apakah sebagai permintaan izin semata, atau sebagai tawaran kolaborasi yang menghargai nilai karya. Barangkali yang perlu dibiasakan adalah memulai dari yang kedua—lebih terbuka, lebih jelas, dan lebih setara. Karena pada akhirnya, profesionalisme tidak hanya terlihat dari tujuan, tetapi dari cara kita memulainya.
“Demokrasi yang tidak teratur membawa kepada anarki, dan dari anarki lahirlah diktatur.” (Hatta, 1960) Tahun 1960, Mohammad Hatta menulis Demokrasi Kita—sebuah peringatan yang lahir di tengah kegelisahan zamannya. Tulisan itu mula-mula terbit di majalah Pandji Masjarakat, saat arah politik Indonesia mulai bergeser menuju “Demokrasi Terpimpin”. Nada Hatta tenang, tapi pesannya dalam: ketika demokrasi kehilangan disiplin, ia tidak langsung runtuh—ia melemah dari dalam. Dari konflik yang tak terkendali, lahir keinginan akan ketertiban. Dan dari situlah kekuasaan perlahan mencari pusatnya. Enam dekade berlalu, kegelisahan itu terasa akrab—hanya dengan nama yang berbeda. Demokrasi tetap hadir dalam prosedur. Pemilu berjalan, institusi berdiri. Namun, dalam Demokrasi tanpa Demos (2019), Wijayanto dkk. mengingatkan: jarak antara rakyat dan arah kekuasaan bisa semakin lebar. Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt (2018) menambahkan: demokrasi hari ini jarang runtuh dengan dentuman. Ia memudar—pelan, lewat kebiasaan yang dibiarkan. Hari ini, bahkan ketika Indonesia masih dikategorikan sebagai flawed democracy oleh The Economist Intelligence Unit, pertanyaannya bukan lagi sekadar ada atau tidak. Belakangan, orang menyebutnya “demokrasi zombie”: tetap bergerak, tetap bernama, tapi terasa kehilangan jiwa. Kita hidup di zaman ketika demokrasi masih ada—tapi perlahan berhenti diperjuangkan. Namun Hatta tidak sepenuhnya pesimis. Ia percaya demokrasi Indonesia tidak akan mati, karena akarnya hidup dalam tradisi gotong royong. Barangkali yang perlu kita jaga bukan hanya bentuknya— melainkan kesungguhan kita untuk tetap menjalaninya.
Sepakat. Saling mendengar memang prasyarat utama — dan seringkali itulah yang paling sulit dipenuhi. Thread ini tidak bermaksud menutup mata pada ketimpangan yang ada. Justru di balik kehangatan hari ini, tuntutan serikat pekerja tetap disuarakan — karena perjuangan sama sekali belum selesai. Duduk bersama bukan berarti diam bersama. Dan yang perlu diingat: para pekerja bukan hanya ramai dibicarakan menjelang kontestasi politik — lalu dilupakan setelahnya. Mereka bukan aset elektoral. Mereka adalah aset nasional — sama pentingnya dengan komponen bangsa manapun. Yang membedakan pemimpin sejati dari sekadar politisi adalah apakah ia masih mengingat nama buruh — setelah kotak suara ditutup ?. 🤔
Hari ini, 1 Mei 1886 — ribuan buruh Chicago-USA turun ke jalan menuntut tiga hal sederhana: delapan jam kerja, delapan jam istirahat, delapan jam rekreasi. Dari tuntutan yang sangat manusiawi itulah May Day lahir. 138 tahun kemudian, di halaman Balai Kota Banjarmasin — di sela-sela rintik gerimis yang membasahi Kota Seribu Sungai — ribuan pekerja berkumpul mewakili rekan-rekan mereka. Tidak ada orasi. Tidak ada blokir jalan. Yang ada: senam pagi, makan bersama, pembagian 2.000 paket sembako, hadiah doorprize, dan tawa yang cair di antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Ditambah pasar murah selama 10 hari ke depan — bukti kecil bahwa kepedulian bisa hadir dalam bentuk yang paling konkret. Tapi di balik kehangatan itu, suara serikat pekerja Banjarmasin tetap jernih: tolak PHK sepihak, tolak upah murah dan outsourcing, perkuat jaminan kesehatan dan hari tua, serta jaminan kebebasan berserikat tanpa diskriminasi dan intimidasi. Perjuangan itu belum selesai. Dan jujur — dunia usaha pun sedang tidak mudah. Tekanan ekonomi global yang melemah, daya beli yang menyusut, dan ketidakpastian yang belum reda ikut menekan ruang gerak pengusaha. Buruh dan pengusaha, dalam banyak hal, sedang berdiri di atas lantai yang sama-sama bergetar. Maka mungkin itulah makna terdalam dari May Day Banjarmasin hari ini — bukan arena saling tuntut, tapi ruang saling memahami. Selamat Hari Buruh. Semoga yang diperjuangkan Chicago dulu — perlahan, dengan sabar, benar-benar dirasakan hari ini dan ke depannya.
@Mdy_Asmara1701 Aamiin yaa Rabb. Jumat berkah, penghulu segala hari.....🤲🤲🤲
@MindaXtv Semoga yaa. Sekelas Menteri biasa punya akses pembiayaan pengobatan premium dari negara. Entah general check up dan sejenisnya. Berharap beliau segera pulih dan fit melaksanakan tugas sebagai bendahara negara.
@MindaXtv Dugaanku yang fakir ilmu Neurologi dan Ortopedi, bahwa ada kemungkinan beliau kena Herniated Nucleus Pulposus (HNP) yang dalam bahasa awam di sebut Saraf Kejepit. Aku adalah salah satu penderitanya. Sekarang terus lakukan terapi dan menghindari gerakan2 yg memicu untuk kambuh.
@Mdy_Asmara1701 4 Trilyun ?. Cuman 4 hari operasional MBG. Kecil mah...
@MindaXtv Kisah seperti ini inspiratif, tapi riilnya tidak sederhana. Di skala UKM, berbagi saham bukan cuma soal niat—ia butuh kesiapan dan kepercayaan, dan itu saja sudah tidak mudah. Apalagi berbagi kuasa, jauh lebih sulit.
@Filsafat_Muslim Rumput itu sebenarnya tidak pernah peduli siapa yang berdiri di atasnya — atau siapa yang berbaring di bawahnya. Hanya manusianya saja yang sering lupa.
Setuju. Kehadiran AI, setuju atau tidak setuju, mmg sdh kehendak zaman. Sama ketika ponsel menggantikan telpon manual. Ketika kartu pos, telegram, wesel dll digantikan oleh SMS, WA, e-banking dsbnya. Sejatinya AI dan teknologi lainnya, hadir untuk dikendalikan oleh manusia bukan sebaliknya.
Sihol Sukses @Noeldamanik_
12 Followers 312 Following
Indra Charismiadji @icharis
8K Followers 5K Following Aktivis Pendidikan | Pemerhati Sosial, Politik, dan Kebijakan Publik | Penulis | Konten Kreator berbasis AI
Pocong Gen Z @pocongxyz
4K Followers 7K Following Akun cenblu nanti akan aktif lagi, sakarang sedang istirahat sementara, jadi jangan unfollow yaaa🙏
Keenan @keenanseo
4K Followers 4K Following Beras, minyak, sabun, sampai jodoh... eh jodoh gak ada ding. Tapi kalau kebutuhan pokok lengkap semua di sini 🛒
Fun Fact🦄 @SiPalingDepok
21K Followers 18K Following She/her💃Lifestyle🍹Edutainment👩💻Creative🎨Fun facts🌏DM for collabs👋
inikdramapop @inikdramapop
2K Followers 3K Following
Cleopatri🪻🪻 @kakikukaki15
296 Followers 1K Following menikmati kesendirian yang gak sepi-sepi amat..
Lantai Hutan @Sadur_YK
2K Followers 1K Following Niche: Bahasa dan Terjemahan (Secara manual, no AI) 🦏 Buku 🐥 Film 🦥 JANGAN menyalin & mengedarkan ulang terjemahan saya yang diposting di akun ini 🪶
MANTO @KangManto123
47K Followers 17K Following I speak for no one. Except the people treated like lab rats. 🔥🇮🇩
Fani Aldebaran @fani_aldb
119 Followers 768 Following FREE PALESTINE FROM ZIONIST Aku lebih suka merobek otakku, lalu membawanya keperempatan dan bermain lompat tali bersamanya.
INFO INLET @infoinletcom
5K Followers 7K Following Info Inlet — democratizing software dev with AI. We replaced your entire dev stack with AI. Full apps from one prompt. Automated workflows. Unified workspace.
Endro S Yahman @EndroYahman
332 Followers 1K Following Mantan Sekjen DPP Pemuda Demokrat Indonesia (Ormas Pemuda INDEPENDEN berdiri sejak 31 Mei1947, bukan onderbouw parpol manapun). The spirit of marhaenism
hariadiwisnu @wisnuhariadi
4K Followers 5K Following Bahas Keselamatan Jalan & Transportasi Umum || Liverpool & Persid Jember ||
Inoki🐾 @nurahmadani1110
2K Followers 1K Following FREE PALESTINE🇵🇸 Justice for INDONESIA🇮🇩 No Justice, No Silence — Tanpa keadilan, tak ada diam. 🌱 بِإِذْنِ اللَّهِ أَنْمُو
𝕱ahrurrozi @irfanfahrurrozi
4K Followers 2K Following Reality said information cant be created nor destroyed
Mandu @Mandu_core
836 Followers 978 Following
ブラックコーヒ... @bLxCoffee
3K Followers 3K Following 📌 Teknologi • Isu Hangat • Opini 👀 Pemerhati gerak-gerik masyarakat ☕ Nge-tweet adalah hobi
icharmrdiary @icharamarai
2K Followers 2K Following Slice of life • Self-growth & healing • Random thoughts • Food & cooking • K-Drama
Bilal Fahrur Rozie @BilalFahrur
7K Followers 2K Following Exploring Islam through texts, context & thought | Shariah @ Madinah Univ 🇸🇦 | Islamic Studies @ UMJ 🇲🇨 | DM for collaborate
Indra J Piliang🕊�... @IndraJPiliang
238K Followers 3K Following 💥 Cucu SIKEREI Mentawai👽 Host MADILOG Forum Keadilan TV 💫 Langkah ALIF 🔥 Simpang kiri tetap jalan ⚘️⚘️
picoez @picoez
77K Followers 8K Following Wong bodo sing pancet ae bodoné | Urip mung mampir umbah-umbah | Tukang: ngèyèl, gela, bingung, ora puas, ora krasan, ora karuan
𝐃𝐚𝐫𝐮𝐳 ... @daruzarmedian
6K Followers 3K Following Orang yang suka menulis dan yang mudah dilupakan.
i-ik @Tuitserba
3K Followers 3K Following Random thoughts | Chasing positive energy | Real madrid best in the world | Maaf suka typo
Wunderkid.id: Info Se... @wunderkid_id
5K Followers 563 Following Cabang Twitter (X) dari akun Wunderkid. id yang ada di Instagram. (Baca Pinned Post setelah ngefollow untuk latar belakang & perbedaan dengan akun utama di IG)
kiv z @triwul82
45K Followers 15K Following Ìs demum miser est, cuius nobilitas miserias nobiitat. Lucius Accius, Telephus
LuLebay @Maudy_Apain09
7K Followers 7K Following Internet Marketer II Suka baca buku II Suka ngemil II Suka Kamu II Galak II Penyembah wajan II Akun pengganti @maudy_apain yg kesuspend.
Tjatur Wiharyo @wiharyo
2K Followers 2K Following Father of Three | 1 of 2¹⁰⁰ Dynamic Variables | Autonomous Beta | A Glass Half Full | One of Us
Donny Kurniawan @donnykrn
1K Followers 2K Following To experience becoming, to find out what’s inside you, to make your soul grow. —Kurt Vonnegut
Elegi Bumi @elegibumi
7K Followers 4K Following Mystery Earth 🌏 | Curated Video & Photo by Grok AI | Story + Opini Tiap Hari 🌿🍀🍃☘️
Sumatera Adil & Feder... @indepenSumatera
67K Followers 23K Following ada satu hal didunia ini yang sangat berharga yaitu menjalani hidupmu dengan kebenaran dan keadilan, dengan sikap yang penuh kebajikan
liaa @liaasister
22K Followers 14K Following 🇮🇩Sharing Critics, News, Thoughts & Opinions about what’s happening in Indonesia🇮🇩
Rizki Pratama @pratamarizkim
2K Followers 2K Following Learning AI, policy analysis, and data — committed to thinking better, not claiming expertise I All views, posts and opinions shared are my own
John @CryptoGodJohn
949K Followers 864 Following 👑 For first access to all my trades, onchain plays, and daily market insights signup to @wealthgroup 🔥 My posts are not financial advice @rainbetcom
Dino Patti Djalal @dinopattidjalal
391K Followers 154 Following Former Ambassador to USA, now entrepreneur & analyst & activist. Advocate of truth, not power. A nationalist & internationalist. A dreamer, a thinker, a doer
Indra Charismiadji @icharis
8K Followers 5K Following Aktivis Pendidikan | Pemerhati Sosial, Politik, dan Kebijakan Publik | Penulis | Konten Kreator berbasis AI
Aseon Labs @aseonlabs
1K Followers 3 Following Robotic pitstops for self driving cars. A depot in a box for charging, cleaning & inspecting AVs directly in operating zones. Backed by @ycombinator
Pocong Gen Z @pocongxyz
4K Followers 7K Following Akun cenblu nanti akan aktif lagi, sakarang sedang istirahat sementara, jadi jangan unfollow yaaa🙏
Keenan @keenanseo
4K Followers 4K Following Beras, minyak, sabun, sampai jodoh... eh jodoh gak ada ding. Tapi kalau kebutuhan pokok lengkap semua di sini 🛒
Fun Fact🦄 @SiPalingDepok
21K Followers 18K Following She/her💃Lifestyle🍹Edutainment👩💻Creative🎨Fun facts🌏DM for collabs👋
inikdramapop @inikdramapop
2K Followers 3K Following
Cleopatri🪻🪻 @kakikukaki15
296 Followers 1K Following menikmati kesendirian yang gak sepi-sepi amat..
Lantai Hutan @Sadur_YK
2K Followers 1K Following Niche: Bahasa dan Terjemahan (Secara manual, no AI) 🦏 Buku 🐥 Film 🦥 JANGAN menyalin & mengedarkan ulang terjemahan saya yang diposting di akun ini 🪶
MANTO @KangManto123
47K Followers 17K Following I speak for no one. Except the people treated like lab rats. 🔥🇮🇩
jenies @oneforeds
4K Followers 1K Following Food in its rawest form 🍽 Process. Texture. Real appetite.
प्रीतम �... @Pritamkrbauddh
38K Followers 7K Following I love writing, whether it's about politics, society, history, or caste-based oppression.(Bhim Army-ASP) District Media Incharge. 219k followers on Facebook.
Fani Aldebaran @fani_aldb
119 Followers 768 Following FREE PALESTINE FROM ZIONIST Aku lebih suka merobek otakku, lalu membawanya keperempatan dan bermain lompat tali bersamanya.
INFO INLET @infoinletcom
5K Followers 7K Following Info Inlet — democratizing software dev with AI. We replaced your entire dev stack with AI. Full apps from one prompt. Automated workflows. Unified workspace.
Erfan Miahi @erfan_mhi
15K Followers 2K Following Collab with people from @googledeepmind & @rlai_lab (Rich Sutton's); Ex-founder; Post-training @pluralis! Reading #philosophy & doing extreme sports!
Endro S Yahman @EndroYahman
332 Followers 1K Following Mantan Sekjen DPP Pemuda Demokrat Indonesia (Ormas Pemuda INDEPENDEN berdiri sejak 31 Mei1947, bukan onderbouw parpol manapun). The spirit of marhaenism
hariadiwisnu @wisnuhariadi
4K Followers 5K Following Bahas Keselamatan Jalan & Transportasi Umum || Liverpool & Persid Jember ||
Inoki🐾 @nurahmadani1110
2K Followers 1K Following FREE PALESTINE🇵🇸 Justice for INDONESIA🇮🇩 No Justice, No Silence — Tanpa keadilan, tak ada diam. 🌱 بِإِذْنِ اللَّهِ أَنْمُو
Mandu @Mandu_core
836 Followers 978 Following
𝕱ahrurrozi @irfanfahrurrozi
4K Followers 2K Following Reality said information cant be created nor destroyed
ブラックコーヒ... @bLxCoffee
3K Followers 3K Following 📌 Teknologi • Isu Hangat • Opini 👀 Pemerhati gerak-gerik masyarakat ☕ Nge-tweet adalah hobi
icharmrdiary @icharamarai
2K Followers 2K Following Slice of life • Self-growth & healing • Random thoughts • Food & cooking • K-Drama
picoez @picoez
77K Followers 8K Following Wong bodo sing pancet ae bodoné | Urip mung mampir umbah-umbah | Tukang: ngèyèl, gela, bingung, ora puas, ora krasan, ora karuan
📚 basebuku @basebuku
160K Followers 6K Following Autobase for all things book-related. Please read the carrd before using this base. Paid promote April is open. Aduan/PP bisa ke https://t.co/SDmlkAcqOb.
Gramedia @gramedia
693K Followers 234 Following Tempatmu untuk #TumbuhBermakna mencari beribu ilmu pengetahuan dan rasa; pun menjadi pelarian bahagia kala dunia membuatmu putus asa.
i-ik @Tuitserba
3K Followers 3K Following Random thoughts | Chasing positive energy | Real madrid best in the world | Maaf suka typo
Bentang @bentangpustaka
127K Followers 508 Following Yuk, ngobrol bareng MinTang hari Senin - Jum'at di jam 08:00-18:00!😉
Wunderkid.id: Info Se... @wunderkid_id
5K Followers 563 Following Cabang Twitter (X) dari akun Wunderkid. id yang ada di Instagram. (Baca Pinned Post setelah ngefollow untuk latar belakang & perbedaan dengan akun utama di IG)
Tjatur Wiharyo @wiharyo
2K Followers 2K Following Father of Three | 1 of 2¹⁰⁰ Dynamic Variables | Autonomous Beta | A Glass Half Full | One of Us
LuLebay @Maudy_Apain09
7K Followers 7K Following Internet Marketer II Suka baca buku II Suka ngemil II Suka Kamu II Galak II Penyembah wajan II Akun pengganti @maudy_apain yg kesuspend.
Donny Kurniawan @donnykrn
1K Followers 2K Following To experience becoming, to find out what’s inside you, to make your soul grow. —Kurt Vonnegut




















