MEMAHAMI ZEN LEWAT KISAH-KISAH PENCERAHAN
Judul Buku: Jalan Hening - 101 Pintu Memasuki Meditasi Zen
Pengarang: Nyogen Senzaki
Penerbit: Javanica
Kategori: Spiritualitas, Buddhisme
ISBN: 978-623-89340-4-1
Halaman: 200 hlm.
Tahun Terbit: 2025
Harga: IDR110.000
Jalan Hening - 101 Pintu Menuju Meditasi Zen, Karya Nyogen Senzaki, merupakan sebuah kompilasi penting yang berisi 101 kisah pencerahan Zen. Sebagian isinya berasal dari Kitab Shasekishū yang ditulis oleh pendeta Zen Jepang abad Ke-13 yang bernama Muju, dan diperkaya dengan kisah Zen kontemporer oleh Nyogen Senzaki.
Untuk memahami buku ini, kita harus memahami apa itu Zen terlebih dahulu. Dikenal dengan Chán di Tiongkok, Zen merupakan suatu pemahaman tentang hidup dalam momen sekarang dan berakar pada ajaran Buddha yang dibawa ke Tiongkok dari India oleh Bodhidharma, namun pada hakikatnya Zen tidak terikat pada ajaran Buddha. Zen hanyalah sebuah alat praktis untuk meningkatkan kesadaran sehingga bisa dipraktikkan oleh siapapun terlepas dari agama atau kepercayaan seseorang.
Di Jepang itu sendiri, Zen merupakan salah satu aliran Buddhisme yang berkembang di sana. Oleh karena itu, dalam buku ini kita akan menemukan banyak kisah yang didasarkan pada ajaran Buddha. Namun, bukan berarti kita harus memahami ajaran Buddha atau menjadi penganut ajaran Buddha untuk mempelajari Zen. Titik keberangkatan seseorang dalam mehami Zen tidaklah terlalu penting. Seperti yang tertulis pada kisah pertama dalam buku ini, untuk memahami Zen kita harus mengosongkan "Cangkir" kita sendiri, melepas seluruh opini, spekulasi dan ego kita, dan ini selaras dengan ungkapan Zen bahwa "Praktik pemikiran Zen adalah pemikiran pemula". Yang terpenting dalam mempelajari Zen adalah mendekati makna Zen dengan keterbukaan hati dan pikiran, melepas presepsi, prasangka, ide atau apapun itu, dalam menghadapi suatu hal layaknya seorang anak kecil yang polos.
Buku setebal 200 halaman ini berisi 101 kisah pencerahan dan koan. Koan adalah sebuah frasa, cerita pendek, atau dialog yang digunakan guru Zen untuk mengajarkan apa itu Zen pada muridnya. Biasanya bersifat tidak masuk akal, enigmatik dan di luar logika, hingga memaksa kita untuk berpikir di luar kotak sempit yang merupakan pikiran kita sendiri. Salah satu koan yang cukup terkenal adalah "Bagaimana suara tepuk satu tangan?". Untuk memahami Zen lewat koan, yang terpenting bukanlah jawaban yang kita dapat pada akhir perjalanan, namun perjalanan kita dalam mencari jawaban tersebutlah yang akan menuntun kita untuk memahami Zen. Koan tidak selalu memiliki jawaban benar, bahkan beberapa memang tidak memiliki jawaban sama sekali.
Kelebihan buku ini adalah kita dipaksa untuk berpikir kritis dan irasional dalam memahami isinya. kadangkala kita bisa memerlukan beberapa hari untuk memahami hakikat yang terkandung dalam ceritanya. Oleh karena itu, buku ini cocok untuk mereka yang senang dengan permainan pikiran untuk mengasah pikiran. Kekurangannya terletak pada fakta bahwa Zen terlahir sebagai suatu aliran Buddhisme, oleh karenanya kadang kita harus sedikit memahami perihal Buddhisme seperti rupa, kekosongan, ketidakkekalan dan sebagainya.
Secara keseluruhan, buku ini merupakan buku yang luar biasa dan layak untuk dibaca oleh mereka yang senang dengan pembelajaran spiritual dari timur. Buku ini cocok dibaca oleh berbagai kalangan remaja dan dewasa terlepas dari kepercayaan apa yang mereka anut dalam hidup.
#reviewbuku
KLASIK JALAN DAN KEBAJIKAN
Judul Buku: Tao Te Ching - Jalan Hidup Kebajikan Tao
Pengarang: Lao Tzu
Penerbit: IRCiSoD
Kategori: Spiritualitas, Taoisme
ISBN: 978-623-8108-68-8
Halaman: 168 hlm.
Tahun Terbit: 2024
Harga: IDR60.000
Tao Te Ching, yang bermakna Klasik Jalan dan Kebajikan, adalah sebuah karya filosofis yang sangat berpengaruh, disusun pada abad ke-4 SM oleh Lao Tzu, seorang filsuf Tiongkok terkemuka yang diyakini sebagai pendiri Taoisme. Lao Tzu merupakan tokoh yang hidup sezaman dengan Konfusius muda, yang bahkan pernah menggambarkan sang filsuf sebagai seekor naga yang melesat ke langit menunggangi angin dan awan, menunjukkan rasa hormat dan kekagumannya yang mendalam pada beliau.
Karya fundamental ini terdiri dari 81 bagian yang disajikan dalam bentuk sajak, yang secara tradisional terdiri dari sekitar 5.000 karakter Tionghoa. Judulnya sendiri merupakan gabungan dari dua teks berbeda dari Lao Tzu, yaitu Te (Kebajikan) dan Tao (Jalan). Inti ajaran dalam Tao Te Ching adalah panduan hidup yang berfokus pada pemanfaatan kebajikan untuk menuai kebaikan. Prinsip-prinsip utamanya meliputi kesederhanaan, kasih sayang, dan konsep penting seperti Wei Wu Wei. Secara harfiah, Wei Wu Wei berarti 'Tidak Bertindak' atau 'Tidak Berbuat Apa-apa', namun secara filosofis, ini merujuk pada 'Bertindak Tanpa Usaha (berlebih)', di mana seseorang bertindak dengan mengikuti arus alami yang diberikan, tanpa melawannya secara berlebihan.
Sebagai pusat filosofi dan ajaran agama Taoisme, yang merupakan salah satu ajaran tertua di China, Tao Te Ching memiliki dampak yang luar biasa pada perkembangan pemikiran filosofis dan keagamaan di Tiongkok. Kekuatan ajarannya terbukti dari banyaknya kaum terpelajar dari berbagai aliran, seperti Fajia, Konfusianis, dan pemeluk Buddha Tiongkok, yang telah menafsirkan ulang dan menguraikan setiap teks di dalamnya. Hal ini menjadikannya salah satu teks yang paling banyak diterjemahkan dalam literatur dunia, menegaskan relevansi universalnya.
Keunggulan dari versi buku ini adalah kemudahannya dalam membantu pemahaman ajaran, terutama bagi pembaca modern. Sajak-sajaknya disertai dengan tafsiran sederhana yang disertakan langsung, sebuah fitur yang sangat membantu. Berkat tafsiran ini, pembaca dapat mengakses kebijaksanaan yang terkandung di dalamnya secara langsung dan cepat, tidak perlu menghabiskan waktu berlarut-larut untuk mencoba mencerna inti ajaran filosofisnya. Hal ini memungkinkan pembaca untuk segera meresapi dan mengambil manfaat dari panduan spiritual tersebut. Buku ini unggul khususnya bagi kalangan Tionghoa di seluruh dunia karena ajarannya adalah dasar spiritualisme yang berkembang di Tiongkok. Meskipun demikian, kelemahan potensialnya adalah statusnya sebagai kitab utama Taoisme, di mana inti ajarannya mungkin tidak sejalan atau bertentangan secara mendasar dengan dogma dari kepercayaan lain. Oleh karena itu, diperlukan sikap terbuka dan bijak dalam menyerap prinsip-prinsipnya yang berfokus pada harmoni dengan alam dan diri sendiri.
#reviewbuku
638K Followers 3K Followinghistory/yuri artist
all my characters are very gay
sometimes 🔞
if you'd like to help me grow please consider my patreon in
https://t.co/OxfF0tsjON
39K Followers 108 Following번역가/식자
Blue Archive + Uma Musume Translations
※EN🆗 / 🇰🇷🆗
FOX Platoon, Rabu, KEI, and Kasumi have my love, but only Makoto has my heart.
King Halo Enjoyer
3K Followers 275 Following高野山の泊まれるお寺、宿坊です。Twitterでは高野山のリアルタイムな情報をアップしていきますのでフォローお願いします!宿泊者は瞑想や写経体験が無料で参加いただけます。お気軽にお越しください! Buddhist temple in japan. インスタ、FBはこちらよりhttps://t.co/vh5fzq1BNv
368K Followers 173 FollowingThe Artist with the God Eyes of hololive -Justice- | Here to capture (you)r hearts! ~ | mama: @Nekojira | papa: @keffiy | 🎨 #RaorArt |🔴 #CiaoRaora