@switchsord women support women, but NEVER when it comes to harassment.. harassment IS harassment. what she did deserves to be called out and this needs to go viral. no one should get away with such behavior.
@UGM_FESS Ini data 3 Orang yang ada di SSan yang ada di postingan Instagram FessUgm
Data Mahasiswa :
Hana Amalia Nur Azizah (Bendaraha Umum KMTETI, TB 24)
Lailatussyifa Rindu Pramestiani (Staff Sosmas KMTETI, TB 24)
Nisrina Puspita Nirwana
Username IG :
Hanamlna (Hana)
Starinduu (Rindu)
@UGM_FESS Terduga Pelaku: Hana Ama**lia N*r A**zah, Lail*at*sy*fa Run*du P*am*est**ni, Nisrina P**pi*a N**wa*na semuanya TB 24. KSBEini dilakukan di grup cewe Jujur sender kecewa karena kemarin rindu sebagai korban kasus kmrn, dan juga Hana yang vokal terkait KS skrg jadi pelaku.
Laki-laki harus tau: Tidak menyapa perempuan yang ga dikenal, itu juga bentuk keramahan.
Jadi ada insight: banyak perempuan ga nyaman, bahkan takut, ketika disapa laki-laki TAK DIKENAL.
Kenapa?
Karena secara historis, perempuan rentan mengalami pelecehan dan kekerasan seksual oleh laki-laki.
Dan pengalaman itu bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari.
Banyak perempuan pernah mengalami sendiri, atau tumbuh dengan cerita tentang catcalling, unwanted sexual attention, diikuti orang, disentuh tanpa consent, sampai kekerasan seksual.
Akibatnya, ada kewaspadaan yang mungkin tidak dimiliki laki-laki ketika menghadapi situasi yang sama.
Buat laki-laki, menyapa perempuan asing mungkin sesederhana:
"Saya cuma bilang halo kok."
Tapi bagi perempuan yang disapa, hallo itu artinya "anjir, gw harus waspada nih"
Apakah setelah menyapa si laki-laki akan pergi?
Atau ngajak ngobrol?
Mendekat?
Komenin tubuh gw?
Ngikutin gw sepanjang jalan?
Marah kalau ga ditanggapi?
Perempuan punya beragam skenario buruk di kepalanya -- KARENA HISTORY yang buruk.
Makanya sebuah sapaan yang bagi satu orang terasa ramah, bagi perempuan lain bisa langsung memicu alertness.
Alertness itu bisa bentuknya diam, kaku, teriak, hingga menyiapkan video buat evidence.
Perempuan itu sedang melakukan sesuatu yang sudah dilakukan banyak perempuan sepanjang hidupnya: "Assessing whether she is safe"
Jadi niat you hai para laki-laki -- mungkin cuma ramah.
Tapi karena ada historis sebelumnya yang terjadi pada banyak perempuan -- ramahmu itu bisa jadi ancaman.
***
Jadi solusinya musti gimana?
Apakah laki-laki kemudian ga boleh menyapa perempuan yang ga dikenal sama sekali?
Ya ngga juga.
Yang dibutuhkan adalah SOCIAL AWARENESS.
You boleh merasa, “Lha saya kan cuma ramah.”
Tapi pahami juga bahwa perempuan yang tidak mengenal you, ga tau niat you sekedar ramah atau potensi kekerasan/pelecehan?
Jadi ketika menyapa, perhatikan respons si perempuan.
Kalau dia membalas dengan nyaman, ya sudah.
Kalau diam, kaku, menghindari eye contact, menjauh, atau jelas terlihat tidak ingin berinteraksi — stop there.
Karena keramahan baru terasa ramah kalau orang yang menerimanya juga merasa aman.
Dan mungkin kita juga perlu mulai membangun kultur dimana laki-laki memahami bahwa tidak menyapa perempuan ga dikenal -- juga bisa menjadi bentuk keramahan.
@wantooharjo@aelynsecret Kejadian yang gua saksikan sejak gua kecil pun gak lantas invalid karena ada kenyataan lain di pengalaman orang. Sekali lg semangat ya Bang, semoga kejadian pahit yang lu alami di masa lalu gak akan pernah terulang pada siapapun. Dan semoga lu baik-baik aja.
@wantooharjo@aelynsecret Yaudah Bang, nyocot darimananya trs point gua? Gua kan bilang banyak perempuan yang membela, gak lantas berlaku untuk semua perempuan dong. Begitu jg laki-laki, gak semuanya tutup mata sama kejadian kekerasan seksual. Luka lu valid, trauma lu pun valid.
@aelynsecret Ya makanya td aku nanya km nih mempertanyakan hal tsb tuh dengan intensi apa? Mempertanyakan kelompok perempuan kah apa gmn? Karena selama ini bila ada kasus ks thd laki-laki yang belain dan up kasusnya jg banyak perempuan kok.
@aelynsecret Begitu juga dengan perempuan yang merupakan bagian dari semua kaum rentan. What Im trying to say is, tolonglah empati kamu terhadap kaum kamu sendiri tuh ditingkatin, kita (perempuan) ini TERMASUK kelompok rentan.
@aelynsecret Gak bilang dunia ini isinya cuma perempuan. Aku ada liat opini km against orang yang bilang perempuan itu kaum rentan, opini km gak salah. Anak laki-laki, lansia laki-laki, dan kaum minoritas (yang pasti ada laki-lakinya) juga adalah kelompok rentan.
@wantooharjo@aelynsecret Turut prihatin sama kejadian lu, Bang. Semoga lukanya dapat membaik. Terus temen-temen cowok lu gimana Bang responnya? Udah dapet pertolongan psikologis blm Abangnya?
KALO SUBJEK MERASA TIDAK NYAMAN BERARTI MEMANG SALAH. CUKUP. END OF DISCUSSION. STANDAR KENYAMANANMU BUKAN HARUS DISAMAKAN DENGAN PEREMPUAN LAIN. KAYA GINI AJA GA PAHAM GIMANA SIH
“mana gua tau dia bakal sejahat ini” No you KNEW. You knew he is Evil and you Knew he had KILLED people before. You just didn’t care enough. Bloods on your hands, fuckers, we’re dying because of your ignorance
@aelynsecret Ini kamu beranggapan standar ganda, kamu mempertanyakan kaum kamu sendiri (perempuan)? Kasus kekerasan seksual yang dialami oleh perempuan memang siapa lagi yang membela, merangkul, dan melindungi kalau bukan sesama perempuan itu sendiri?
@aelynsecret Kok bisa ya kamu perempuan tapi asal ngomong kayak gini? Kamu nyadar gak kalau kasus pelecehan korban laki-laki, banyak yang merangkul dan melindungi korban adalah perempuan? Familiar gak kamu sama response laki-laki lainnya justru ‘mengecilkan’ kasus tsb?
"Udahlah abis ini gausah sapa2 nanti dikira catcalling"
Trust me, gak ada satupun manusia ngerasa rugi gak disapa sama ELU.
Lu gak sepenting itu, nyet.
@MbudDull@hansdavidian After everything men do to women, since the dawn of Roman Empire until now, it’s not too much for women to be cautious. It’s a generational trauma that women around the world share. Women wouldn’t know you’re gay. They don’t know they’re safe; hence the extra cautiousness.
It actually hurts knowing Im breathing fresh air now while my people suffocate every fucking day (aku rantau). Rasanya kayak berat banget, semakin berat knowing that for them its reality they forced to live for months. Sedih. My home is burning.