Menurut gua, hate yang diterima Shin Tae-yong terlalu besar. Bahkan sampe di titik yang udah gak masuk akal.
Gua ngomong sebagai penikmat sepak bola aja. Karena kalau gua lihat perjalanan dia selama di Indonesia, gua genuinely gak ngerti kenapa kebenciannya bisa sebesar itu.
Menurut gua, hate yang diterima Shin Tae-yong terlalu besar. Bahkan sampe di titik yang udah gak masuk akal.
Gua ngomong sebagai penikmat sepak bola aja. Karena kalau gua lihat perjalanan dia selama di Indonesia, gua genuinely gak ngerti kenapa kebenciannya bisa sebesar itu.
Lihat aja Ridho.
Gua nyebut Ridho karena dia salah satu pemain yang paling lama kerja bareng Shin Tae-yong. Kalau emang ada sesuatu yang gak kelihatan dari luar, mungkin pemain kayak Ridho justru jadi salah satu orang yang paling tahu.
Tapi dari apa yang bisa kita lihat, Ridho selalu berdiri di buat Coach Shin. Cara dia respect, ngebela, sampai memperlakukan Shin tuh kadang rasanya kayak lagi ngelindungin bapaknya sendiri.
Dan itu yang bikin gua makin gak ngerti.
Shin Tae-yong emang gak sempurna. Taktiknya bisa dikritik, keputusannya bisa diperdebatkan, hasil pertandingan juga bisa jelek. Itu normal. Namanya juga sepak bola.
Tapi kebencian personal, hinaan, sampai seolah-olah orang ini gak pernah memberikan apa-apa buat sepak bola Indonesia? Menurut gua keterlaluan.
Dia pernah bikin Timnas jadi menarik buat ditonton lagi. Dia kasih harapan. Dia bikin banyak orang genuinely excited nunggu pertandingan Timnas.
Dan sekarang di Persija, gua ngerasain hal yang sama. Sepak bolanya menarik, ada keberanian buat eksperimen, dan yang paling penting itu dia bikin gua punya harapan terhadap tim ini.
Jadi sebagai football fan, itu yang gua lihat.
He gave us football. He gave us excitement. He gave us hope.
Yang paling gua sayangkan justru ketika hinaan-hinaan paling keras datang dari orang-orang yang punya platform besar, punya audience, dan punya influence di dunia sepak bola.
Gua bukan bilang Coach Shin gak boleh dikritik.
Kritik dia sebanyak yang lu mau. Gua juga akan kritik kalau ada keputusan yang menurut gua aneh.
Tapi menghina dia seolah-olah dia adalah musuh sepak bola Indonesia? Ini gak pernah masuk di kepala gua.
We should've thanked him more than we hated him.
Karena terlepas dari semua kekurangannya, menurut gua Shin Tae-yong jauh lebih layak dikenang dengan rasa terima kasih daripada kebencian.
98K Followers 2K FollowingBase Cyber QUEER FRIENDLY since 2016. Send menfess to https://t.co/PZ2dM2k9aN also check @ssefmun @sapphicsfess. Pengaduan dan PP ke @cimgn ONLY.