mbak2 jastip yg viral di threads brandingnya kok ngerih:
- najis dipegang suami
- punya 4 penghasilan
- penghasilan dia 3 kali lipat dr suami
- capek menghidupi diri sendiri penghasilan suami gak cukup
- sempet bilang suami bodoh padahal dr top university
- gofood dia sehari 250 ribu, penghasilan suami kata dia "cuma" 10 juta sebulan
kalau sampai se-burn out itu mungkin gaya hidupmu aja yg ketinggian mbak 🙏🏻
jadi kurang bersyukur dan berujung merendahkan suami di sosmed.
mau ngasih tau aja mbak,
gaji suamimu PNS yg 10 juta kamu anggap kecil itu stabil, blm lg bonusnya.
sementara penghasilanmu 3 kali lipat itu bisa hilang tiba2 karna akun banned lah, blm lg dihujat di sosmed apalagi personal branding nempel ke bisnisnya.
kita2 yg bisnis stresnya lebih tinggi, resiko lebih tinggi, penghasilan ratusan juta sebulan pun bisa aja bulan depan hilang.
jadi banyak2in bersyukur, curhat
ke orang2 yg dipercaya atau psikolog aja 🙏🏻
lagian kalau penghasilanmu sampai 40 juta sebulan (dia yg bilang) kenapa gak hire ART dan admin??? jelas2 burn out ngurus anak+bisnis
apakah pasangan seperti ini yg membuat suami mau korupsi???
kasian masnya udah jadi PNS sambil jualan setiap hari masih di rendahkan 😔
1 suami direndahkan padahal gaji 10 juta, 19 juta suami tanya gimana caranya dapet gaji segitu 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Kalau dilihat lihat mba jastip ini udah dilevel gedeg sama suaminya bahkan ke mertuanya juga. Tapi disisi lain suaminya kasihan disalahin mulu.
Mba jastip kataku mah istigfar yukk, semua orang ada ujiannya masing-masing. Selama suami masih ada usaha mau ngelakuin semuanya mah ya tinggal doain aja rezeki lancar, bukan malah posting ngerendahin marwah suami. Mana tau gara gara kaya gitu, justru menjauhkan rezeki??? Banyak banyakin bersyukur deh.
Suaminya loh udah kerja full time pns, mau effort ngonten bahkan sampai jualan juga, semuanya masih ngebantuin istri tapi malah di najis najisin beneran dah lu mbaa jastiper parah banget😤🫵
banting tulang sebegitunya, malah najis2in istri kalau gua udah bawa tu istri ke psikater/psikolog dan konseling bareng segera drpd tambah parah sakitnya
[Coretan 3]
Sebagai seorang introvert, aku memang sering dianggap punya kesan “dingin” di lingkungan pertemananku. Teman-temanku mungkin sudah mafhum kalau aku memang bukan tipe yg banyak bicara setiap kali berkumpul.
Mungkin sulit dipercaya, tapi apa yg kalian lihat di media sosialku sebenarnya tidak selalu mencerminkan diriku di kehidupan nyata.
Bukan berarti aku antisosial, ya. Aku tetap nyaman berinteraksi dengan siapa saja. Hanya saja, aku cenderung lebih tertutup kepada orang yg belum benar-benar mengenalku. Aku juga tidak pernah nyaman menjadi pusat perhatian, apalagi di tengah keramaian.
Berkomunikasi bukan masalah bagiku. Yang menguras energi justru percakapan yg berlangsung lama dengan banyak orang. Itu sebabnya aku jauh lebih suka mengobrol lewat chat daripada telepon. Makanya, setiap kali lawan chat tiba2 bilang, “Boleh aku telepon?” rasanya langsung pengin cari alasan buat menolak.
Kalau boleh jujur, mungkin aku termasuk introvert yang cukup akut. Bahkan dengan keluarga besar pun aku tidak terlalu dekat. Setiap ada acara kumpul atau arisan keluarga, rasanya selalu berat untuk datang.
Begitu juga saat ada keluarga jauh atau tamu yang berkunjung ke rumah. Bukannya tidak suka, tapi sering kali aku lebih memilih menghabiskan waktu sendirian di kamar. Sejauh ini, kamar masih menjadi tempat yg paling nyaman untuk mengisi ulang energiku.
Kadang aku merasa menjadi “masyarakat kelas dua” di dunia yang lebih banyak mengapresiasi karakter ekstrovert. Padahal, bukan berarti introvert tidak suka bersosialisasi. Kami hanya memiliki cara yang berbeda dalam mengelola energi. Keramaian memang menyenangkan, tetapi terlalu lama berada di dalamnya bisa membuat energiku terkuras habis.
Aku sendiri mendapat hasil INTJ (Introversion, Intuition, Thinking, Judging) dari tes kepribadian. Meski tidak selalu menggambarkan seseorang secara utuh, aku cukup merasa banyak bagian dari diriku yang terwakili. Kadang memang tidak mudah menyeimbangkan diri dengan tuntutan dunia yang terasa begitu ramah bagi para ekstrovert.
Huh, udah introvert, zodiaknya gemini lagi. 😢
[Coretan 2]
Namanya Kasmi. Sepupuku yang terpaut lima tahun lebih muda dariku. Banyak sekali kenangan kecilku dengannya, kenangan masa kecil yang mungkin, kalau dipikir sekarang, hanya seperti remah-remah kerupuk yg berceceran di lantai. Kecil, sepele, dan nyaris tak berarti.
Ini konsepnya gimana ya? Anggota TNI malah ramai-ramai lompat & nyebrang lewat jalur Busway TransJakarta 😅😅
Padahal nggak jauh dari situ ada zebra cross, jaraknya bahkan gak sampai 100 meter.
Apakah aturan lalu lintas dan fasilitas publik cuma berlaku buat warga sipil biasa? Gimana mau jadi pengayom kalau aturan mendasar di jalan raya aja ditabrak hanya karena berseragam dan berkelompok? 🤔
Gimana tanggapan kalian melihat fenomena kayak gini di jalanan?
382 Followers 1K Following♓ | vivere ad mortem | livies 🥰
I love you, it's ruining my life
#opentowork
kalo ada freelance di weekend boleh banget info ke gueeeeee❤️❤️❤️
Tgsel:)